Jarang Diketahui, Ini Perbedaan Istilah Insiden dan Kecelakaan dalam Penerbangan

TRIBUNTRAVEL.COM - Industri penerbangan terikat oleh peraturan keselamatan ketat yang tak terhitung jumlahnya.

Peraturan tersebut dirancang untuk menjaga penumpang dan awak tetap aman setiap saat.

Namun, tidak mungkin untuk sepenuhnya menghindari hal-hal di luar kendali yang terkadang mengencam keselamatan penerbangan.

Dalam kasus seperti itu, sering terdengar istilah 'kecelakaan' dan 'insiden' yang digunakan untuk menggambarkan apa yang terjadi pada pesawat atau penumpangnya.

Baca juga: Lion Air Akan Layani Penerbangan Wuhan-Jakarta? Berikut Penjelasan Kemenhub

Lantas, apa sebenarnya arti istilah-istilah ini?

Kecelakaan

Dilansir TribunTravel dari laman Simple Flying, Selasa (4/5/2021), kecelakaan adalah klasifikasi paling parah untuk kejadian yang melibatkan satu atau lebih pesawat terbang.

Ilustrasi pesawat yang hendak lepas landas
Ilustrasi - saat pesawat lepas landas atau mendarat, merupakan waktu yang rentan untuk terjadi kecelakaan (Gambar oleh Bilal EL-Daou dari Pixabay)

Kejadian ini dapat terjadi dalam skala waktu yang luas, menurut Otoritas Penerbangan Sipil Selandia Baru

Mereka menyatakan bahwa kecelakaan dapat terjadi "antara saat seseorang naik pesawat dengan tujuan untuk terbang, dan saat semua orang tersebut telah turun, dan mesin atau baling-baling atau rotor berhenti."

Baca juga: Fakta Penerbangan: Inilah Kenapa Lantai Bandara Selalu Dilapisi Karpet

Setelah menetapkan rentang waktu, badan pemerintah ini mendefinisikan kecelakaan sebagai kejadian yang menimbulkan satu atau lebih akibat berikut ini:

1. Satu orang atau lebih terluka atau terluka parah, baik di dalam pesawat atau di sekitar pesawat yang bersangkutan.

Selain kecelakaan pesawat, hal ini juga berlaku untuk kasus-kasus yang terkait langsung dengan ledakan jet.

Pengecualian dibuat dalam kasus yang diakibatkan oleh diri sendiri.

2. Pesawat mengalami kerusakan parah yang membahayakan sturktur dan karakteristik penerbangannya.

Ini umumnya akan membutuhkan pekerjaan perbaikan yang signifikan, atau penggantian penuh komponen yang terpengaruh.

3. Pesawat hilang atau tidak bisa diakses.

Baca juga: 4 Hal dalam Penerbangan yang Sering Ditanyakan Penumpang, Termasuk Benarkah Tiket Murah Kurang Aman?

Insiden

Insiden adalah aspek yang lebih umum dari operasi maskapai penerbangan.

Mereka tidak membawa tingkat keparahan atau potensi kerusakan yang sama pada properti atau cedera dan korban jiwa seperti kecelakaan.

Namun, bukan berarti bahwa hal tersebut tidak dapat diselidiki.

Menurut Skybrary, insiden didefinisikan sebagai "Suatu kejadian, selain kecelakaan, terkait dengan pengoperasian pesawat udara yang mempengaruhi atau kemungkinan dapat mempengaruhi keselamatan operasi."

Dengan keselamatan menjadi prioritas utama dalam penerbangan komersial, insiden juga ditangani dengan sangat serius.

Bagaimanapun, hal yang tampak seperti kejadian kecil pada saat itu dapat menyebabkan masalah yang lebih besar di kemudian hari jika tidak ditangani dengan tepat.

Kategori Ketiga

Skybrary juga mencantumkan jenis kejadian ketiga, yang merupakan titik tengah antara kecelakaan dan insiden, ini dikenal sebagai 'insiden serius'.

Mereka mendefinisikannya sebagai "Insiden yang melibatkan keadaan yang menunjukkan bahwa ada kemungkinan kecelakaan yang tinggi."

Kejadian ini mencakup skala waktu yang sama dengan kecelakaan, dan seringkali menjadi sasaran penyelidikan yang lebih ekstensif.

(TribunTravel.com/Mym)

Baca selengkapnya soal Penerbangan di sini.

Baca juga: Pertama Kali Naik Pesawat? Coba Catat 28 Istilah Penting Penerbangan Ini

Baca juga: Pramugari Ungkap 6 Hal yang Sebaiknya Dihindari Selama Penerbangan

Baca juga: 5 Kejadian Unik yang Hanya Bisa Dilihat Pilot Saat Melakukan Penerbangan

Temukan solusi untuk kebutuhan transportasi, pengiriman barang, layanan pesan antar makanan, dan yang lainnya di sini.

SHARE : share facebook share twitter share linkedin