Tak Ingin Berurusan dengan Polisi saat Liburan ke Luar Negeri? Jangan Lakukan 5 Hal Ini

TRIBUNTRAVEL.COM - Liburan ke luar negeri tidak hanya mempersiapkan paspor, visa dan identitas lainnya.

Kamu juga harus mempelajari hal-hal yang boleh dan tidak boleh di lakukan di negara yang kamu kunjungi.

Jangan sampai liburan yang menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk karena berurusan dengan polisi.

Dilansir TribunTravel dari laman unbelievable-facts, 5 hal ilegal yang tak boleh dilakukan saat liburan ke luar negeri.

1. Menghina Raja Thailand

Raja Thailand Vajiralongkorn
Raja Thailand Vajiralongkorn (AFP / Panupong Changchai)

Baca juga: Potret Liburan Laudya Cynthia Bella, Akui Senang Bisa Staycation di Bandung

Kamu dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman tiga hingga 15 tahun karena mencemarkan nama baik, menghina, atau mengancam raja, ratu, ahli waris, calon pewaris, dan bupati di Thailand.

Lèse-majest&; (istilah Prancis yang berarti "melakukan kesalahan pada keagungan") adalah kejahatan di Thailand menurut Bagian 112 KUHP Thailand.

Hukum ini sudah ada sejak awal 1900-an ketika kita masih mengenal Thailand sebagai Siam.

Di antara semua tuntutan, satu di antaranya karena mencemarkan nama baik anjing peliharaan raja.

2. Memotret Menara Eiffel di Malam Hari

Menara Eiffel di Paris Prancis yang menjadi satu tempat wisata populer dunia
Menara Eiffel di Paris Prancis yang menjadi satu tempat wisata populer dunia (Gambar oleh Walkerssk dari Pixabay)

Baca juga: Lihat 4 Wahana Instagramable di Cimory Dairyland Prigen yang Bikin Kangen Liburan

Memotret foto Menara Eiffel, Paris, Prancis di malam hari bisa dianggap sebagai kejahatan.

Menara Eiffel telah ada sejak 1993, namun lampu yang menerangi menara, baru dipasang pada 1985.

Lampu yang menghiasi Menara Eiffel diyakini sebagai karya seni tersendiri.

Undang-undang hak cipta Uni Eropa mengatakan bahwa karya seni termasuk lagu, foto, lukisan, bangunan, atau video dilindungi seumur hidup penciptanya ditambah 70 tahun.

Artinya, masalah hak cipta akan berakhir 70 tahun setelah pencipta meninggal.

Dan pencipta lampu, Pierre Bideau, tetap hidup sampai sekarang.

Menurut Soci&;t&; d'Exploitation de la Tour Eiffel (SETE), manajemen menara, lampu-lampu Menara Eiffel adalah karya seni, dan oleh karena itu kamu memerlukan izin untuk mengambil foto.

Juga, kamu harus membayar jika ingin memotret dan pembayarannya tergantung pada tujuan penggunaan.

Bahkan berbagi gambar di media sosial dihitung sebagai penyebaran foto dan pelanggaran hukum.

3. Semprotan lada

Semprotan lada
Semprotan lada (knivesdeal /Pixabay)

Baca juga: Jadi Pemain Baru di Ikatan Cinta, Begini Pesona Kecantikan Nadya Arina saat Liburan ke Bali

Semprotan merica juga dikenal sebagai desmethyldiydrocapcaicin dan dikategorikan sebagai senjata Bagian 5.

Hal ini biasa digunakan oleh polisi untuk menahan seseorang yang sedang agresif.

Kepemilikan, penggunaan, atau membawa semprotan merica oleh masyarakat umum dilarang di Inggris berdasarkan Bagian 5(1)(b) Undang-Undang Senjata Api 1968.

Membawa semprotan merica termasuk dalam daftar barang ilegal.

Undang-undang mengatakan bahwa dilarang membawa atau menggunakan senjata dengan deskripsi apa pun yang dirancang atau disesuaikan untuk pembuangan gas, cairan, atau apa pun yang berbahaya.

Hukuman untuk membawa semprotan merica mirip dengan membawa pistol.

Seseorang bahkan mungkin dideportasi dari Inggris.

Namun, semprotan itu legal di negara-negara seperti Spanyol, Italia, Rusia, Prancis, dan lainnya.

Tetapi, menggunakannya terhadap siapa pun umumnya merupakan serangan di UE.

4. Membawa Obat-obatan tertentu

Ilustrasi obat dan kemasan aslinya
Ilustrasi obat dan kemasan aslinya (pexels.com)

Baca juga: Liburan Bareng ke Bali, Begini Potret Akrab Gading Marten dan Gempi

epang telah melarang beberapa inhaler dan obat alergi dan sinus tertentu.

Juga, UEA memiliki undang-undang narkotika yang ketat dan telah memenjarakan banyak wisatawan.

Setiap negara memiliki aturannya sendiri, oleh karena itu, kamu harus mengetahui hukum mereka sebelum berkunjung.

Pelanggaran terhadap undang-undang ini dapat menyebabkan konsekuensi serius seperti penghapusan obat yang dapat membahayakan perawatan medis mu atau hukuman berat yang mencakup hukuman penjara atas tuduhan perdagangan narkoba.

5. Membawa Spidol Permanen

Spidol Permanen
Spidol Permanen (Rafael Gutierrez /Pixabay)

Baca juga: Pelancong Indonesia Ramai Ikut Paket Liburan ke Amerika, Agen Perjalanan Ungkap Alasannya

Membawa spidol permanen atau alat tulis bernoda permanen lainnya di tempat umum sepenuhnya ilegal di banyak negara bagian AS.

Ini termasuk Florida, California, dan New York.

Menurut undang-undang anti-grafiti, kamu harus membayar denda sebesar $1.000 jika dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

Namun, kamu dapat membuat grafiti secara legal dengan izin dan persetujuan dari pemilik properti.

Namun kamu tidak bisa melakukannya di properti publik seperti jalan, halte bus, atau properti lain milik pemerintah.

Ambar Purwaningrum/TribunTravel

Temukan solusi untuk kebutuhan transportasi, pengiriman barang, layanan pesan antar makanan, dan yang lainnya di sini.

SHARE : share facebook share twitter share linkedin