
Uniknya Sate Kambing Pak Meyet di Jogja, Bumbu Kacang Dicampur Kuah Gulai
TRIBUNTRAVEL.COM - Jogja memang dikenal dengan segudang kuliner lezat yang menggugah selera.
Bahkan beberapa kuliner di Jogja sudah terbilang legendaris.
Seperti halnya Sate Kambing Pak Meyet yang ada di kawasan Bantul.

Saat ini, Sate Kambing Pak Meyet dikelola oleh Wawan, yang merupakan anak pertama Pak Meyet.
Baca juga: Warung Sate Kambing Legendaris di Jakarta Selatan Super Laris, 1.500 Tusuk Ludes Sehari
Menurut Wawan, Sate Kambing Pak Meyet sudah berjualan sejak tahun 1983 silam.
Hal itu diungkapkannya dalam video yang diunggah oleh akun Youtube Evan Media.

Meski sudah lama berjualan, Sate Kambing Pak Meyet mampu mempertahankan cita rasa khasnya.
Alhasil, warung sate kambing ini selalu laris diburu para pecinta kuliner.
Menariknya, jam operasional Sate Kambing Pak Meyet terbilang singkat.

Setiap harinya, Sate Kambing Pak Meyet buka mulai pukul 17.00 - 12.00 WIB.
Baca juga: Warung Sate Kambing Legendaris di Jakarta Selatan Super Laris, 1.500 Tusuk Ludes Sehari
Bahkan, terkadang Sate Kambing Pak Meyet harus tutup lebih awal lantaran sudah ludes terjual.
Menurut Wawan, paling cepat warung miliknya tutup pada pukul 11.00 WIB.
Wawan menambahkan bahwa ia mampu menghabiskan 5 ekor kambing jika hari biasa.
Sedangkan untuk Sabtu-Minggu, warung miliknya bisa menghabiskan 6-7 ekor kambing.
"5 ekor kalo hari biasa, kalau Sabtu-Minggu 6 sampai 7 ekor, pasti habis," kata Wawan.
Sate Kambing Pak Meyet menyediakan beragam menu olahan daging kambing.
Di antaranya sate bumbu kacang, sate bumbu kecap, sate klatak, tongseng daging tongseng kepala hingga gulai.
Baca juga: Rahasia Bumbu Marinasi Sate Kambing Agar Empuk dan Tidak Prengus
Wawan menuturkan, bahwa sate bumbu kacang menjadi menu best seller di warung miliknya.
Sebab, bumbu yang digunakan beda dari warung sate lainnya.
"Bedanya lain daripada yang lain, rasanya lain. Bumbu kacangnya campur kuah gulai," ungkap Wawan.
Seporsi sate bumbu kacang dibanderol dengan harga Rp 25.000, sudah termasuk nasi.
Soal rasa tak perlu diragukan lagi, tentunya nikmat dan lezat.
Perpaduan kuah gulai, bumbu kacang dan kecap, membuat siapapun yang mencobanya ketagihan.
Baca juga: Warung Sate Kambing Super Laris di Jogja, 12 Ekor Ludes Dalam Sehari
Potongan dagingnya juga cukup besar, tentunya sepadan dengan harga yang dibanderol.
Sementara bagi pelanggan yang ingin memesan tengkleng, harus memesannya terlebih dahulu H-1 atau H-2 sebelum berkunjung.
Tak hanya itu, pemesanan tongseng juga minimal harus 10 porsi.
Namun sebagai gantinya, pelanggan bisa memesan lelung.
Sekilas lelung memang mirip tengkleng, namun bedanya terletak pada isian yang juga menggunakan babat, usus dan lainnya.
Tak ketinggalan, terdapat pula menu tongseng kepala yang banyak diburu para pecinta kuliner.
Tongseng kepala berisi daging-daging yang ada di bagian kepala.
Rasanya empuk dan kenyal layaknya kikil, kemudian disiram dengan bumbu khas tongseng.
Tertarik untuk mencicipinya?
Langsung saja datang ke Sate Kambing Pak Meyet di Jalan Bakulan Imogiri, Sumber Agung, Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca juga: Sedapnya Sate Kambing Ala Depot Makmur, Kuliner Sekitar Taman Safari Prigen yang Wajib Dicoba
Baca juga: Sate Kambing Pak Syamsuri Legendaris dan Enak di Jogja, Traveler Wajib Coba
(TribunTravel.com/Mym)
Baca selengkapnya soal rekomendasi kuliner di sini.
