Penumpang AirAsia Wajib Perhatikan 3 Aturan Ini Sebelum Terbang
JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan AirAsia hingga kini belum melayani penerbangan. Kendati demikian, AirAsia sudah menyiapkan beberapa hal teknis terkait penerbangan.
Melansir situs resmi AirAsia, para calon penumpang diminta untuk memerhatikan beberapa hal mulai dari sebelum penerbangan, selama penerbangan, hingga setelah penerbangan.
Sebelum melakukan perjalanan, para calon penumpang diminta memastikan apakah dirinya sudah memenuhi izin dan persyaratan untuk melakukan perjalanan dari otoritas di wilayah asal dan tujuan.
Pihak maskapai juga mengingatkan agar calon penumpang dapat tiba di bandara lebih awal yaitu setidaknya tiga jam sebelum naik pesawat.
Selain itu, memesan makanan juga tak lagi dapat dilakukan dalam pesawat. Calon penumpang diminta untuk memesan makanan terlebih dahulu 24 jam sebelum penerbangan, melalui online.
Baca juga: Cara Ubah Jadwal Tiket AirAsia, Tanpa Biaya Perubahan Hingga 31 Des 2020
Namun, camilan dalam kemasan seperti keripik, kacang, cokelat, dan minuman dalam kaleng atau botol masih tersedia dalam pesawat.
Berikut tiga hal yang perlu diketahui calon penumpang AirAsia di masa new normal.
Sebelum penerbangan
Calon penumpang diminta untuk memerhatikan bahwa akan ada beberapa protokol kesehatan yang dilalui sebelum penerbangan di antaranya:
- Pemeriksaan suhu tubuh yang dilakukan di beberapa titik termasuk gerbang keberangkatan
- Jaga jarak sosial diterapkan dengan marka antrean, termasuk di konter dan kios check-in
- Cairan pembersih tangan tersedia di sepanjang area yang dilalui penumpang dan staf
- Pemanfaatan teknologi dengan check-in melalui web dan aplikasi untuk mengurangi kontak fisik dan kontak dengan permukaan
- Pemeriksaan awak kabin setiap sebelum terbang
Selama penerbangan
Setelah melewati beragam protokol sebelum penerbangan, para penumpang juga diminta memerhatikan beberapa hal sebagai berikut selama penerbangan:
- Bagasi kabin untuk menerapkan jaga jarak sosial di antara penumpang pada saat naik dan turun pesawat, penumpang hanya diperbolehkan membawa satu tas jinjing atau tas laptop
- Kewajiban penggunaan masker
- Standar kebersihan awak kabin yaitu masker dan sarung tangan
- Keamanan makanan diproduksi dan dikemas secara higienis mengikuti persyaratan keamanan pangan yang ketat
- Pertolongan darurat, semua awak kabin sudah terlatih dengan baik untuk menangani berbagai situasi medis selama di dalam pesawat termasuk untuk mengidentifikasi dan mengisolasi penumpang yang merasa tak sehat
Pembersihan pesawat setelah penerbangan
Maskapai juga akan membersihkan armadanya setiap usai penerbangan dengan langkah berikut:
- Pembersihan secara menyeluruh dengan disinfektan
- Sterilisasi kabin
- Penyaring udara HEPA, seluruh pesawat dilengkapi dengan fitur penyaring udara HEPA berstandar rumah sakit


