Penumpang Disabilitas Merasa Dipermalukan Pihak Maskapai karena Tak Ada Kursi Roda untuk ke Toilet

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebagian penumpang pesawat pasti mengalami insiden kurang menyenangkan selama penerbangan.

Hal tersebut juga dirasakan oleh seorang penumpang disabilitas belum lama ini.

Ilustrasi pesawat. Seorang penumpang wanita penyandang disabilitas merasa dipermalukan karena ia terpaksa menyeret dirinya menuju toilet pesawat karena pihak maskapai tidak menyediakan kursi roda di kabin
Ilustrasi pesawat. Seorang penumpang wanita penyandang disabilitas merasa dipermalukan karena ia terpaksa menyeret dirinya menuju toilet pesawat karena pihak maskapai tidak menyediakan kursi roda di kabin (Unsplash/Mark Olsen)

Jennie Berry, penumpang wanita ini mengungkapkan bagaimana ia merasa direndahkan dan dipermalukan dalam sebuah penerbangan.

Jennie mengatakan bahwa ia dalam kondisi media yang kurang baik, di mana dirinya lumpuh dari bagian pinggang ke bawah.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Ada Kursi Khusus di Pesawat yang Tak Boleh Diduduki

Baru-baru ini, ketika melakukan perjalanan udara, Jennie mengatakan bahwa ia terpaksa harus berjuang berjalan di lantai dengan pantatnya untuk pergi ke toilet pesawat.

Hal tersebut lantaran pihak maskapai tidak menyediakan kursi roda untuk penyandang disabilitas.

Jennie, seorang advokat terkemuka untuk hak-hak disabilitas, menceritakan pengalaman penerbangannya yang "merendahkan dan memalukan" itu setelah pesawat yang ia tumpangi lepas landas dari Bandara Internasional Newcastle di Inggris.

Dalam sebuah video yang dibagikan di halaman media sosial TikTok dengan akun @wheelie_good_life-nya, Jennie diperlihatkan bagaimana usahanya menyusuri lorong kabin.

Ia menggunakan tangannya untuk menyeret dirinya perlahan ke belakang sampai dia mencapai toilet pesawat, news.com.au melaporkan.

Cara itu adalah satu-satunya pilihannya setelah awak kabin maskapai menolak permintaannya untuk pergi ke toilet menggunakan kursi roda, menurut sebuah posting yang dia bagikan ke Instagram.

"Mereka hanya mengatakan 'tidak, kami tidak memiliki kursi roda untuk melewati lorong kabin', tanpa memberikan saran apa yang harus saya lakukan," kenang Berry.

Baca juga: Tiket Pesawat ke Thailand Diskon hingga Rp 400 Ribu, Simak Kode Promonya

Kolase foto penumpang disabilitas yang terpaksa menyeret dirinya menuju toilet pesawat karena pihak maskapai tidak menyediakan kursi roda di kabin
Kolase foto penumpang disabilitas yang terpaksa menyeret dirinya menuju toilet pesawat karena pihak maskapai tidak menyediakan kursi roda di kabin. Pihak maskapai justru menyarankan dirinya memakai popok selama penerbangan. (TikTok/@wheelie_good_life-nya)

"Seperti yang anda semua tahu, ketika anda harus pergi, anda harus pergi, jadi untungnya karena saya memiliki kekuatan tubuh bagian atas yang baik, saya terus menyeret diri ke lorong menuju toilet, sementara staf terus menyajikan minuman."

Setelah sampai di bilik, situasinya menjadi lebih buruk.

Tapi ada yang lebih buruk lagi bagi Jennie.

Penumpang wanita itu mengatakan bahwa pihak maskapai memiliki kebijakan kurang menyenangkan, di mana setiap penumpang disabilitas harus memakai popok di pesawat.

Hal itu dilakukan supaya penumpang disabilitas tak perlu bepergian ke toilet.

&;Staf mengatakan kepada saya bahwa 'penyandang disabilitas harus memakai popok di pesawat'. Rupanya itu solusi mereka &; meminta penumpang penyandang disabilitas untuk buang air kecil di kursi mereka,&; katanya.

Baca juga: Video Viral Roda Pesawat Berasap dan Menabrak Ujung Landasan, Satu Penumpang Meninggal Dunia

&;Staf terengah-engah ketika saya mengangkat semua gerobak minuman penting mereka dan mengatakan kepada saya bahwa 'dalam 27 tahun bekerja di maskapai penerbangan, mereka tidak pernah melihat masalah orang cacat harus memakai popok sebelumnya'.&;

Ilustrasi penumpang pesawat
Ilustrasi penumpang pesawat. Seorang penumpang wanita penyandang disabilitas merasa dipermalukan karena ia terpaksa menyeret dirinya menuju toilet pesawat karena pihak maskapai tidak menyediakan kursi roda di kabin (Flickr/Travis Wise)

Jennie, yang tinggal di Hartlepool di Inggris, mengalami kelumpuhan dari pinggang ke bawah setelah mengalami kondisi neurologis akibat kecelakaan pada tahun 2017.

Dia mengatakan kepada para pengikutnya bahwa setiap penerbangan yang dia lakukan sejak itu dipenuhi dengan kursi lorong dan "staf yang penuh kasih mengenai perjuangan yang dihadapi orang-orang cacat saat bepergian".

&;Hidup sebagai penyandang disabilitas terkadang bisa sangat merendahkan dan memalukan, dan sayangnya, ini adalah salah satunya,&; tulisnya.

&;Diberitahu langsung ke muka saya bahwa saya harus memakai popok ketika saya tidak perlu dan bahwa mereka senang dengan kebijakan itu, membuat saya merasa terhina.&;

Jennie dan rekannya awalnya memesan penerbangan TUI Airways tetapi diubah menjadi maskapai yang lebih kecil dengan hanya enam pesawat dalam armadanya.

(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)

Kumpulan artikel penerbangan

Baca juga: Penumpang Wajib Hidupkan Mode Pesawat saat Terbang, Para Ahli Ungkap Alasannya

Baca juga: Profesor Oxford Ungkap Cara Bikin Makanan di Pesawat Lebih Enak

Temukan solusi untuk kebutuhan transportasi, pengiriman barang, layanan pesan antar makanan, dan yang lainnya di sini.

SHARE : share facebook share twitter share linkedin