
Profil Kepulauan Widi yang Viral Gegara Muncul di Situs Lelang Asing
TRIBUNTRAVEL.COM - Viralnya Kepulauan Widi yang muncul di situs lelang asing ternyata menyimpan sejuta keindahan.
Kepulauan Widi berada di Desa Gane Luar. Kecamatan Gane Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Bagi yang berkunjung ke Kepulauan Widi tentunya akan menjadi pengalaman yang berharga dan tak terlupakan.
Keunikan Kepulauan Widi yaitu memiliki pulau-pulau dengan hamparan pasir putih dan juga laut yang jernih bagaikan kristal yang menawan.
Baca juga: Harga Tiket Masuk Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah untuk Libur Akhir Tahun 2022
Selain itu, di Kepulauan Widi terdapat berbagai jenis biota laut dan terumbu karang yang begitu menakjubkan.
Dapat dikatakan Kepulauan Widi merupakan yang terindah di Provinsi Maluku Utara.
Tonton juga:
Tak heran, banyak sekali wisatawan yang mengunjungi Kepulauan Widi.
Kepulauan Widi memeiliki total 99 pulau, 3 atol dan 2 gugusan pulau.
Ada 2 gugusan pulau yaitu Daga Weda (berhadapan dengan Kecamatan Weda) dan Pulau Daga Gane (berhadapan dengan Kecamatan Gane).
Kedua gugusan pulau Daga Weda dan Daga Gane sudah dikenal oleh masyarakat nelayan.
Potensi perikanan di Kepulauan Widi cukup besar.
Kepulauan Widi menjadi surganya para nelayan, karena sebagai sumber mata pencaharian mereka.
Spot wisata bawah laut juga menjadi favorit para wisatawan.
Bagi para penggemar diving dan snorkeling, Kepulauan Widi merupakan surganya wisata alam bawah laut yang menawan.
Kepulauan Widi yang dilelang di situs asing menjadi salah satu penjualan yang paling menarik di Asia.
Menurut hukum di Indonesia menyatakan bahwa warga asing yang tidak memiliki status sebagai WNI tidak dapat secara resmi membeli Kepulauan Widi.
Baca juga: Batik Air Travel Fair Hadir di Berbagai Kota Mulai 25 November 2022, Tawarkan Diskon Tiket Pesawat
Bagi Widi Reserve sebutan pelanggan Kepuluan Widi dapat menyiasati membuat kepemilikan dengan mengakusisi saham perusahaan induk PT. Leadership Islands Indonesia (LII).
Dari situlah, pemilik akan bebas mengembangkan pulau sesuai keinginannya.
Dilansir TribunTravel dari laman CNN Travel, Kamis (24/11/2022), namun, jika mereka merasa sedikit kewalahan dengan prospek tersebut beberapa pakar yang dipilih oleh LII sudah menunggu untuk mendukung pembangunan resor di Cagar Alam Widi.
Salah satu yang sudah mendukung proses pembangunannya ada Billy Bansley,perancang bintang di balik beberapa hotel dan resor paling eksklusif di Asia.
Charlie Smith, wakil presiden eksekutif untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) di Lelang Pramutamu Sotheby, jelas mengharapkan tawaran kepulauan ini.
"Setiap miliarder dapat memiliki pulau pribadi, tetapi hanya satu yang dapat memiliki kesempatan eksklusif ini yang tersebar di lebih dari 100 pulau," kata Charlie Smith.

Baca juga: 5 Tempat Makan Siang Enak di Jogja, Suguhkan Aneka Menu Lezat dan Menggoyang Lidah
Apapun hal yang terjadi dengan Kepulauan Widi, ini merupakan lanskap terindah yang ada di Indonesia.
Kepulauan Widi memiliki 150 kilometer atau sekitar 93 mil tepi pantai.
Pemandangan terumbu karang dan hutan bakau juga indah.
Para pelanggan dari situs asing yang menjual Kepuluan Widi hanya bisa diakses melalui ponsel pribadi.
Lelang Kepulauan Widi dimulai pada 8 Desember dan akan berlangsung hingga 14 Desember.
Tak ada harga pasti, namun penawar diminta untuk memberikan deposit sebesar 100.000 dollar AS atau sekitar 1,5 miliar Rupiah.
Deposit Rp 1,5 miliar digunakan sebagai bukti jika pelanggan serius dalam membeli Kepualauan Widi.
Dengan adanya kejadian ini Juru bicara Luhut ikut menanggapi soal Kepulauan Widi yang dilaporkan oleh kompas.com.
Baca juga: Ingin Liburan Mudah dan Hemat? Simak Akomodasi 7 Tempat Sewa Motor di Pekanbaru

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi menegaskan, pemerintah Indonesia telah memiliki peraturan perundangan-undangan.
Aturan tersebut menyatakan bahwa pulau-pulau kecil yang ada di Indonesia tidak bisa dimiliki oleh pihak manapun.
Merespon pemberitaan di beberapa media, Jodi Mahardi dalam keterangan resmi, Rabu (23/11/2022) mengatakan, "Pulau kecil hanya bisa dikelola oleh privat atau individu tertentu dengan batasan area maksimal tertentu."
Kepulauan Widi menurut laporan yang diterima Jodi Mahardi, sudah mengantongi izin pengelolaan antara pemerintah setempat dengan pihak swasta.
PT Leadership Islands Indonesia (LII) sudah lama sudah mendapatkan izin terkait pengelolaan Kepulauan Widi.
Baca juga: 5 Tempat Wisata di Tabanan Bali, Ada Pantai Soka hingga Pemandian Air Panas Angseri
Bahkan, sampai saat ini muncul berita Kepulauan Widi dilelang di situs asing, kabarnya pembangunannya belum terealisasi.
Jodi Mahardi apabila ingin melakukan kerjasa dan investasi dengan pihak asing maka perizinan pengelolaan pulau kecil harus sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
(TribunTravel.com/KurniaHuda)
Baca artikel lainnya seputar Kepulauan Widi di sini
