Video Viral Wahana Tornado di Dufan Berhenti Mendadak saat di Atas, Penumpang Langsung Dievakuasi

TRIBUNTRAVEL.COM - Baru-baru media sosial dihebohkan dengan beredarnya video wahana tornado Dufan, Ancol yang berhenti mendadak saat masih di atas.

Wahana tornado di Dufan, Ancol ini tiba-tiba saja berhenti dengan posisi penumpang masih berada di kursi masing-masing.

Wahana Tornado di Dufan, Minggu (8/3/2020).
Wahana Tornado di Dufan. Viral di medsos, video wahana tornado di Dufan, Ancol berhenti mendadak ketika masih di atas. Penumpang langsung dievakuasi. (Instagram.com/@infodufan)

Rekaman video itu pun menjadi viral di medsos, meskipun kejadiannya sudah berlangsung beberapa hari yang lalu.

Usut punya usut, kejadian dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jktnewss ini berlangsung pada Sabtu (24/12/2022) lalu.

Baca juga: Syarat Masuk Tiket Reguler ke Dufan Ancol untuk Libur Nataru, Wajib Registrasi Fingerprint

Dalam video viral di medsos itu terlihat wahana tornado dalam posisi miring di ketinggian.

Kondisi tersebut rupanya disebabkan oleh adanya masalah teknis.

Menanggapi video yang viral di medsos, Humas Taman Impian Jaya Ancol, Ariyadi Eko Nugroho turut angkat bicara.

Ariyadi membenarkan bahwa insiden itu benar terjadi di wahana tornado Dufan, dan mengatakan bahwa video yang viral di medsos tersebut merupakan kejadian pekan lalu.

"Jadi dari video yang beredar di sosial media hari ini, memang kejadian itu terjadi di Tornado Dufan," kata Eko di Ancol, Sabtu (31/12/2022).

"Tapi bukan terjadi di tanggal 31 Desember hari ini, tapi kejadiannya di tanggal 24 Desember lalu," ungkap Eko.

Eko menjelaskan, wahana Tornado pada hari itu memang mengalami masalah di bagian sensornya sekitar pukul 16.00 WIB.

Wahana Tornado Dufan mendadak berhenti karena sistem pengamanannya otomatis menyala saat ada sensor yang tiba-tiba mengalami kendala.

"Tornado ini ada sensor yang ternyata terindikasi kurang pas, sehingga safety-nya atau keamanannya dia berfungsi dan permainan pun berhenti di posisi tertentu," tuturnya.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Dufan Terbaru, Spesial Libur Natal dan Tahun Baru Buka Sampai Malam

"Jadi, memang ini adalah bagian dari salah satu fungsi dari safety-nya wahana untuk menjaga agar penumpang tetap selamat," tegas Eko.

Eko menambahkan, pada saat wahana Tornado mendadak berhenti, petugas di dalam Dufan langsung melakukan evakuasi selama lima menit terhadap para pengunjung yang masih berada di atas.

Ia memastikan peristiwa tersebut tidak sampai memakan korban luka maupun korban jiwa.

"Semuanya selamat dan tidak ada yang terluka," tutupnya.

Baca juga: Harga Tiket Masuk ; Jam Buka Dufan Ancol Liburan Natal dan Tahun Baru 2023

Wahana di taman rekreasi Dufan.
Wahana di taman rekreasi Dufan. (Instagram/infodufan)

Viral Video Gelombang Tinggi di Kawasan Ancol, Pengelola Pastikan Hoaks

Baru-baru ini, sebuah video yang menunjukkan tingginya gelombang laut di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Jakarta menjadi viral.

Video viral tersebut menyoroti kondisi air laut di kawasan Ancol yang naik ke daratan pada malam hari.

Disebutkan dalam video bahwa insiden terjadi di kawasan Ancol pada pukul 20.43 WIB.

Kini, video yang beredar luas di media sosial itu telah dihapus oleh sang pemilik akun.

Menanggapi video yang viral, pihak Ancol lantas buka suara.

Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol, Ariyadi Eko Nugroho, memastikan video yang menampilkan gelombang tinggi di Ancol hoaks, seperti dikutip dariKompas.com.

Hal itu disampaikan untuk menepis kabar adanya gelombang tinggi hingga menyebabkan air laut melimpas ke daratan pada Selasa (27/12/2022) malam.

"Terkait dengan kejadian yang viral di media sosial di situ menggambarkan kejadian di malam hari yang menunjukkan ombak dan gelombang yang tinggi itu tidak benar terjadi di Ancol,"ungkap Eko saat dikonfirmasi, Rabu (28/12/2022).

Kala itu, kata Eko, langit di Ancol dalam keadaan cerah dan tidak hujan.

Sehingga dipastikan video viral tersebut bukan terjadi di Ancol.

"Tadi malam kondisi di Ancol itu sangat kondusif, dan langit cerah tidak ada gerimis atau hujan,"imbuhnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan hal senada bahwa video tersebut hoaks.

"Hasil koordinasi dengan ABK kapal Praja, terkait video singkat yang beredar mengenai kondisi gelombang tinggi di pesisir Ancol pada tanggal 27 Desember 2022, tidak benar adanya,"kata Isnawa.

Isu gelombang tinggi yang viral nampaknya tak menyurutkan niat wisatawan untuk berkunjung ke Ancol.

MelansirWartaKota, Eko menjelaskan bahwa pengunjung Ancol tembus di angka 18.000 pada Rabu siang pukul 12.00 WIB.

Menurut Eko, kondisi Ancol hingga kini masih terpantau kondusif dan aman.

Wisatawan juga terlihat masih ramai untuk menikmati berbagai objek wisata di dalamnya.

Sedangkan untuk menanggapi prediksi cuaca ekstrem BMKG, pengelola Ancol telah menugaskan petugas lapangan seperti pengawas pantai (life guard) dan juga petugas keamanan, selama pekan libur Natal 2022 dan Tahun baru 2023.

Petugas lapangan itu nantinya akan memberikan penjagaan, arahan dan himbauan kepada pengunjung yang berada di area pantai agar tetap beraktivitas dengan baik.

Menurut Eko, jumlah pos life guard ada delapan yang tersebar di sejumlah pantai yang ada di wilayah Ancol.

"Kami melihat kondisi di lapangan, kalau misalkan ternyata terjadi air pasang kembali dan cukup tinggi itu pasti kami memberikan imbauan dan mengarahkan atau memindahkan sementara dulu pengunjung ke area yang lebih kondusif, sambil melihat kondisi pantai, apabila sudah normal kembali maka akan dibuka kembali,"pungkasnya.

Diprediksi Badai Dahsyat

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi atau Jabodetabek diprediksi akan terjadi hujan ekstrem hingga badai hari ini.

Hal itu diungkapkan Peneliti Iklim Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, Erma Yulihastin.

MelansirTribunnews.com, Erna menyebut bahwa fenomena badai besar ini ini diperkirakan terjadi pada Rabu, 28 Desember 2022.

Ia pun menyampaikan peringatan terhadap warga Jabodetabek, khususnya yang tinggal di wilayah Banten.

"Potensi banjir besar Jabodetabek, siapapun anda yang tinggal di Jabodetabek dan khususnya Tangerang atau Banten, mohon bersiap dengan hujan ekstrem dan badai dahsyat pada 28 Desember 2022,"kata Erma, dalam cuitannya di akun Twitter miliknya, pada Senin (26/12/2022).

Erma kemudian membeberkan proses yang mendorong hujan ekstrem ini dapat 'digeser' dari wilayah laut menuju darat.

Badai yang bergerak dari lautan intensitasnya akan memuncak dan menerjang daratan mulai Selasa malam.

Erma mengatakan, BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga tanggal 1 Januari 2023.

Namun, sebenarnya penguatan hujan ini sudah dimulai sejak tanggal 21 Desember 2022 silam.

"(Penguatan hujan) melalui pembentukan badai yang di-trigger oleh pusat tekanan rendah atau vortex yang terjadi di perairan Banda, kemudian bergerak ke selatan Nusa Tenggara Timur,"kata Erma saat dikonfirmasi, Selasa (27/12/2022).

Badai kemudian berubah menjadi siklon tropis Ellie yang pengaruhnya sangat besar membuat hujan persisten berhari-hari di kawasan NTB, NTT, Bali hingga Jawa Timur.

Namun demikian, Erma melanjutkan, kini ada jenis badai baru yang dibangkitkan dari siklon tropis Darian Samudra Hindia yang dinamakan dengan badai Squall Line.

"Badai Squall line ini ditandai dengan garis memanjang yang mengoneksikan antara Samudera Hindia, Selat Sunda, dan Laut Jawa,"kata Erma.

"Sementara di Laut Jawa-nya masih ada Badai konvektif yang juga berpotensi mendatangkan hujan dan membuat hujan badai begitu intensif terjadi di Laut Jawa, sehingga banjir rob terjadi di sepanjang Pantura pada hari-hari ini,"sambungnya.

Peningkatan aktivitas badai Squall Line akan memodifikasi cuaca dan masuk ke darat.

Aktivitas badai sudah dimulai dari pukul 3.00 WIB pagi ini, namun inti dari badainya masih berada di lautan.

Diperkirakan mulai Selasa malam, badai akan semakin meningkat dan kemungkinan besar akan masuk ke daratan lebih jauh.

"Ini yang harus kita waspadai bersama, karena masuk ke daratnya melalui pesisir dari barat dan dari selatan,"kata Erma.

"Dan masuk daratnya itu juga diikuti penguatan angin daratan selain itu juga ada angin dari utara dari Laut Jawa, sehingga ada dua suplai hujan, atau dua suplai badai yang besok (hari ini) akan terakumulasi di kawasan Jabodetabek tersebut,"ujarnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Viral Wahana Tornado di Dufan Ancol Mendadak Berhenti di Atas saat Dinaiki Pengunjung

Baca juga: Dufan Hadirkan Wonder Fest Dufan Selama Libur Nataru, Bikin Liburan Makin Seru

Baca juga: Hore! Wisata Baru Dufan Hadir Mulai Besok, Cek Harga Tiket Masuk ; Jam Operasionalnya

Temukan solusi untuk kebutuhan transportasi, pengiriman barang, layanan pesan antar makanan, dan yang lainnya di sini.

SHARE : share facebook share twitter share linkedin