Kisah Kelam di Balik Kastil Chillon di Swiss yang Dianggap Kastil Paling Romantis di Dunia

TRIBUNTRAVEL.COM - Kastil Chillon di Swiss banyak disebut sebagai kastil paling romantis di dunia.

Kastil Chillon merupakan destinasi di Swiss yang berada di danau dan didukung oleh pegunungan bersalju.

Kastil Chillon terletak di atas batu di tepi Danau Jenewa.

Kastil air ini adalah bangunan bersejarah yang paling banyak dikunjungi di Swiss.

&; Viral di Medsos, Tempat Wisata di Pasuruan dengan Lanskap Mirip Swiss

Lebih dari 400.000 tamu mengunjungi Chillon per tahun.

Mereka melihat lukisan dinding dari abad ke-14, kubah bawah tanah, ruang parade, dan kamar tidur (yang telah diawetkan dalam bentuk aslinya) yang berasal dari zaman pemerintahan Bernese.

Seluruh kompleks terdiri dari 25 bangunan dan tiga halaman, dilindungi oleh dua dinding melingkar.

Adipati Savoy membangun kastil pertama pada abad ke-12 dan menarik pajak atas perdagangan transalpine yang lewat.

Kastil Chillon berubah dari benteng yang suram menjadi tempat tinggal yang elegan.

Kemewahan termasuk jamban terjun ke Danau Jenewa, dan permadani, dan tempat tidur empat tiang berornamen.

Chillon memberikan sejarah yang lebih menarik daripada penampilannya.

Interior yang polos tidak menampilkan romansa abad pertengahan melainkan kehidupan Abad Pertengahan yang tidak nyaman dan keras.

Terlepas dari hiasan, kastil itu pada dasarnya adalah pangkalan militer.

Traveler bisa merasakan kekejaman Abad Pertengahan dalam tampilan mesin perang, baju besi, kapak perang Chillon.

Ada panah model baru yang terkenal terkait dengan pejuang kemerdekaan Swiss William Tell.

Kemajuan teknologi akan membuat kastil menjadi usang.

Pada tahun 1536, tentara Bernese menggunakan meriam untuk menyerbu kastil.

Secara khusus, Lord Byron membuat Chillon terkenal setelah berlibur di Danau Jenewa pada tahun 1816 dan menulis puisi panjang The Prisoner of Chillon , yang menjadi seruan untuk kebebasan di seluruh Eropa.

Wisatawan dapat melihat nama Byron bersama dengan grafiti pengunjung nakal lainnya terukir di pilar penjara bawah tanah tempat François Bonivard, tahanan reformasi puisinya, konon dirantai oleh Adipati Savoy.

Penjara bawah tanah, tidak gelap atau lembap, memiliki lengkungan dan bukaan bergaya Romawi yang cantik ke air danau yang berkilauan.

"Penjara bawah tanah Bonivard adalah tempat yang bagus, sejuk, lapang, dan aku tidak mengerti mengapa dia harus begitu tidak puas dengan itu," kata Mark Twain dalam A Tramp Abroad.

&; Tarik Wisatawan, Kota di Swiss Tawarkan Kartu Hadiah Sebesar Rp 1,6 Juta untuk Turis

&; Kota di Swiss Dihujani Salju Berwarna Cokelat, Apa Penyebabnya?

&; Hujan Coklat Turun di Kota Olten Swiss, Ternyata Ini Penyebabnya

&; Tawarkan Pemandangan Luar Biasa Indah, Hotel di Swiss Ini Dibuat Tanpa Dinding dan Atap

&; Fakta Unik Zero Real Estate, Hotel Tanpa Atap, Dinding, dan Pintu di Swiss

(TribunTravel/Arif Setyabudi)

Temukan solusi untuk kebutuhan transportasi, pengiriman barang, layanan pesan antar makanan, dan yang lainnya di sini.

SHARE : share facebook share twitter share linkedin